Segala sesuatu yang kami alami dan terima hingga hari ini sungguh merupakan anugerah dari kemurahan kasih Tuhan. Dengan hati yang penuh syukur, keluarga besar LKSA Marganingsih Wini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur dan para pemerhati yang dengan tulus telah berbagi berkat bagi kami. Melalui kemurahan hati Bapak dan Ibu sekalian, kami merasakan secara nyata kasih dan pemeliharaan Tuhan dalam perjalanan hidup serta pelayanan kami. Bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar dukungan materi, tetapi juga menjadi tanda bahwa kami tidak berjalan sendiri. Ada begitu banyak hati yang peduli dan mau berjalan bersama kami. Kami menyadari bahwa segala kebaikan hati Bapak dan Ibu tidak mungkin dapat kami balas dengan apa pun. Namun setiap hari kami mempersembahkan doa-doa kami bagi Bapak dan Ibu semua. Semoga Tuhan yang Mahabaik senantiasa menganugerahkan kesehatan, kebahagiaan, dan perlindungan dalam setiap langkah hidup Bapak dan Ibu. Kiranya segala usaha, karya, dan perjuangan Bapak dan Ibu selalu dilimpahi berkat.
Kehadiran para Suster Notre Dame (SND) di tanah Timor berawal dari sebuah panggilan pelayanan Gereja. Panggilan ini lahir dari keprihatinan terhadap masa depan generasi muda yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan sering kali kehilangan harapan untuk melanjutkan pendidikan serta meraih masa depan yang lebih baik. Dengan keberanian dan iman yang mendalam, para suster menanggapi panggilan tersebut. Tuhan pun bekerja melalui hati banyak orang. Pada tahun 2010 dilaksanakan musyawarah antara para tua-tua adat dan dewan paroki setempat. Dalam pertemuan tersebut, dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda, disepakati untuk menghibahkan sebidang tanah kepada Kongregasi Suster Notre Dame sebagai tempat pelayanan bagi masyarakat. Keputusan ini menjadi titik awal kehadiran SND di wilayah Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara. Setelah melalui proses disermen dan melihat kebutuhan masyarakat, para suster akhirnya memutuskan untuk mendirikan sebuah panti asuhan yang kemudian dikenal sebagai LKSA Marganingsih Wini. Sebagai bentuk keseriusan pelayanan, pada tahun 2012 dibangun sebuah gedung sederhana yang mulai digunakan untuk mendampingi anak-anak. Perjalanan pelayanan ini terus berkembang hingga akhirnya pada tahun 2016 LKSA Marganingsih Wini secara resmi memperoleh izin operasional dari Dinas Sosial, sehingga terdaftar sebagai lembaga pelayanan sosial yang sah.
Anak-anak yang tinggal dan dibina di LKSA Marganingsih Wini sebagian besar berasal dari wilayah Timor Tengah Utara dan daerah sekitar daratan Timor. Mereka berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, dan beberapa di antaranya merupakan anak yatim maupun yatim piatu. Secara khusus, panti ini mendampingi anak-anak remaja putri agar mereka dapat terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Saat ini anak-anak yang kami dampingi terdiri dari satu mahasiswa semester empat di Universitas Santo Paulus Kefamenanu, satu mahasiswa semester empat di Universitas Negeri Timor Kefamenanu, delapan siswa SMK Negeri, dan dua belas siswa SMP Negeri. Di Marganingsih Wini, anak-anak tidak hanya belajar secara akademis. Para suster juga mendampingi mereka untuk belajar hidup mandiri, bertanggung jawab, dan menghargai setiap proses kehidupan. Dalam keseharian, anak-anak bersama para suster mengelola kebun dengan menanam berbagai tanaman seperti kacang tanah, jagung, labu, dan kacang hijau. Selain itu mereka juga memelihara kambing dan babi. Terkadang anak-anak juga mencari kayu bakar untuk membantu menghemat penggunaan minyak tanah. Semua kegiatan ini dilakukan dengan penuh semangat dan kebersamaan. Bagi anak-anak, kegiatan tersebut bukan sekadar pekerjaan, tetapi menjadi bagian dari proses belajar untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Walaupun banyak di antara kami belum pernah bertemu secara langsung dengan para donatur, anak-anak selalu merasa bahwa Bapak dan Ibu adalah bagian dari keluarga mereka, seperti orang tua yang dengan penuh kasih memperhatikan dan mendukung mereka dari jauh.
Seiring berjalannya waktu, LKSA Marganingsih Wini memiliki sebuah mimpi sederhana namun penuh harapan, yaitu membangun rumah yang lebih nyaman bagi anak-anak. Kami bermimpi memiliki fasilitas yang dapat membantu anak-anak belajar, bertumbuh, dan berkembang dengan lebih baik sesuai dengan harapan dan mimpi mereka sebagai pribadi yang berharga di mata Tuhan dan sesama. Saat ini beberapa fasilitas yang sangat kami butuhkan antara lain ruang belajar yang layak, ruang tamu untuk menerima para tamu dan pemerhati, serta ruang kantor untuk menyimpan dokumen dan arsip pelayanan. Dengan segala kerendahan hati, kami memohon dukungan dari Bapak dan Ibu donatur serta para pemerhati agar berkenan turut ambil bagian dalam rencana pembangunan fasilitas ini.
Kami sungguh menyadari bahwa segala kebaikan hati Bapak dan Ibu tidak dapat kami balas. Namun setiap hari, dalam doa-doa kami, nama Bapak dan Ibu selalu kami ingat. Kiranya Tuhan melimpahkan berkat yang berlimpah, kesehatan yang baik, serta sukacita dalam kehidupan keluarga Bapak dan Ibu. Dari lubuk hati yang terdalam, kami para suster dan keluarga besar LKSA Marganingsih Wini mengucapkan terima kasih atas setiap bentuk perhatian, kasih, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga Allah yang Maha Baik selalu memberkati setiap usaha, perjuangan, dan keluarga Bapak dan Ibu semua. Terima kasih. Soli Deo